IDENTIFIKASI KAYU INDONESIA | |
Nama komersil | Kemiri |
Nama daerah | Kembiri, kemili, madang lajo (Sumatera); kamere, kemiri, komere, muncang (Jawa); keminting, kemiri (Kalimantan); berau (Sulawesi); Nyenga (Maluku); tenu (NTT); anoi (Papua) |
Nama negara lain | Candle nut (Sabah); Belgaum walnut (Indonesia); bancolier (New Caledoinia), bankulnussbaum, lichtnussbaum (German) |
Nama botanis | Aleurites moluccana Willd |
Famili | Euphorbiaceae |
Daerah penyebaran | Sumatera, Jawa, Sulawesi |
Gambar pohon / Tree figure | |
Arsitektur pohon | Tinggi pohon sampai 35 cm, panjang batang bebas cabang 10-14 m , diameter sampai 100 cm, kulit luar berwarna kelabu, beralursedikit dan dangkal, tidak mengelupas. |
Warna kayu | Kayu teras berwarna putih kekuning-kuningan, mudah diserang jamur biru, gubal tidak dapat dibedakan dari kayu teras |
Tekstur | Agak kasar |
Arah serat | Lurus atau berpadu |
Kesan raba | Permukaan kayu agak kesat sampai agak licin |
Berat jenis kering udara |
|
Keterawetan | Mudah diawetkan |
Kelas awet | V |
Kelas kuat | IV-(V) |
Kembang susut | Kecil |
Daya retak | Rendah |
Kekerasan | Sedang |
Sifat pengerjaan | Mudah |
Pengeringan | Kayu mudah d ikeringkan tanpa cacat yang berarti. |
Tempat tumbuh | Kemiri tumbuh didaerah yang beriklim kering pada tanah yang agak subur, sarang dan dalam atau pada tanah berbatu pada ketinggian 0-800 dari permukaan laut dengan tipe curah hujan B-C . pada tanah liat pertumbuhannya kurang baik. |
Kegunaan | Plywood, peti, korek api, barang kerajinan |
Senin, 25 Oktober 2010
Jenis Kayu Komersial Indonesia: Kemiri
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar