Tampilkan postingan dengan label Jenis Kayu Komersial Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis Kayu Komersial Indonesia. Tampilkan semua postingan

Rabu, 01 Desember 2010

Duh, Meranti Terancam Punah



BOGOR, KOMPAS.com — Populasi tumbuhan kayu meranti mendekati kepunahan. Meranti yang merupakan spesies dari familiDipterocarpaceae masuk dalam penetapan spesies prioritas konservasi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia atau LIPI.

Peneliti dari Pusat Penelitian Biologi LIPI, Dr Tukirin Partomiharjo, Senin (27/9/2010), mengatakan, meranti bersama tumbuhan lain dalam familiDipterocarpaceae seperti kayu kapur, kruing, dan bengkirai menjadi spesies yang paling banyak dimanfaatkan manusia. Namun, pengeksplorasian besar-besaran terhadap tumbuhan ini membuat populasinya terus berkurang.

Selasa, 26 Oktober 2010

Jenis Kayu Komersial Indonesia: Resak

IDENTIFIKASI KAYU INDONESIA

Nama komersil

Resak

Nama daerah

Rasak, resak bunga, resak lingga, resak paya, sering-sering, serusup, sigam, songa (Sumatera); Aboh, gisok gunung, kadamu, keresek, rahuk tebung, rasak bukit, resek (Kalimantan); Cengal, kitenjo (Jawa); Arsad, dama-dama, damar dere, hulo dere, lomori, morolaire, palopo, simbura (Sulawesi); damar hiru, hiru, kaoya, terooi (Maluku); Abietanak, arowe, asuk, bitip, damar biru, manuari, sawawi (Papua)

Nama negara lain

Chramas (Camboja); Lau-tau (Vietnam); Punchan (Thailand); Narig (Philippines); Resak (UK, USA, France, Spain, Italy, Sweden, Netherland, German)

Nama botanis

Vatica spp

Famili

Dipterocarpaceae

Daerah penyebaran

Sumatera, Kalimantan, Maluku, Papua

Arsitektur pohon

Tinggi mencapai 25 m, panjang batang bebas cabang 10 – 20 m, diameter dapat mencapai 60 cm, tidak berbanir. Kulit luar berwarna kelabu-putih, tidak beralur, sedikit mengelupas, mengeluarkan damar berwarna putih atau putih-kuning.

Gambar pohon / Tree figure

Vatica rassak (Korth.) Blume

Warna kayu

Kayu teras berwarna coklat-kuning atau coklat semu-semu merah. Kayu gubal berwarna merah jambu, kuning muda atau coklat kuning muda atau coklat kuning-muda, jika masih segar berbeda jelas dengan kayu teras, tetapi hanya sedikit berbeda jika sudah kering, tebal 5-10 cm.

Tekstur

Halus & rata, kadang-kadang kasar

Arah serat

Lurus atau agak berpadu

Kesan raba

Permukaan kayu kusam sampai agak mengkilap

Berat jenis kering udara
- Maksimum
- Minimum
- Rata-rata



0,99
0,49
0,70

Keterawetan

-

Kelas awet

III

Kelas kuat

II

Kembang susut

Sedang

Daya retak

-

Kekerasan

Keras

Sifat pengerjaan

Kayu resak agak sukar digergaji dan diserut karena mengandung damar, tetapi mudah diserut dengan mesin sampai halus

Pengeringan

Kayu resak lambat dikeringkan. Dan dapat dikeringkan tanpa cacat asal dilakukan dengan hati-hati

Tempat tumbuh

Tumbuh berkelompok atau tersebar dalam hutan tropos dengan tipe curah hujan A dan B, pada ketinggian sampai 350 m dpl, pada tanah berpasir atau tanah liat yang secara periodik tergenang air tawar seperti di pinggir sungai atau dapat juga tumbuh pada daratan kering.

Kegunaan

Kayu bangunan, plywood, sirap, lantai, bantalan, kayu perkapalan, rangka pintu & jendela, body kendaraan, barang bubutan

Jenis Kayu Komersial Indonesia: Rengas Burung

IDENTIFIKASI KAYU INDONESIA

Nama komersil

Rengas burung

Nama daerah

-

Nama negara lain

Rengas, jingah

Nama botanis

Melanorrhoea spp

Famili

Anacardiaceae

Daerah penyebaran

Sumatera, Kalimantan, Jawa

Arsitektur pohon

-

Warna kayu

Coklat merah darah kekuning-kuningan dengan garis-garis gelap atau kuning atau kuning kemerah-merahan

Tekstur

Agak kasar

Arah serat

Lurus atau berpadu

Kesan raba

-

Berat jenis kering udara
- Maksimum
- Minimum
- Rata-rata

0,93
0,47
0,65

Keterawetan

-

Kelas awet

II

Kelas kuat

II - III

Kembang susut

Kecil

Daya retak

Tinggi

Kekerasan

Sedang - keras

Sifat pengerjaan

Agak sukar

Pengeringan

-

Tempat tumbuh

-

Kegunaan

Kayu perkakas, lantai, papan, bantalan, seni ukir dan pahat, finir mewah, gagang timbangan

Jenis Kayu Komersial Indonesia: Rengas

IDENTIFIKASI KAYU INDONESIA

Nama komersil

Rengas

Nama daerah

Bara-bara, gengas, rangeh, sitorngom (Sumatera); ingas, rengas, reungas (Jawa); bembalut, engkabaca, janting, jingah, jongas, kabaca, keramu, semanggah, sumpung (Kalimantan)

Nama negara lain

Thitsi (Burma); rengas (UK, USA, France, Spain, Italy, Sweden, Netherland, German)

Nama botanis

Gluta renghas L

Famili

Anacardiaceae

Daerah penyebaran

Sumatera, Kalimantan, Jawa

Arsitektur pohon

Tinggi mencapai 30 m, panjang batang bebas cabang 10 – 20 m, diameter dapat mencapai 60 cm. Batang lurus, tinggi banir sampai 2 m. Kulit luar berwarna merah-coklat, beralur dangkal, mengelupas kecil-kecil dan banyak, mengeluarkan getah berwarna hitam.

Gambar pohon / Tree figure

Gluta renghas L. (figure-1)
Gluta renghas L. (figure-2)
Gluta wallichii Hook. f (figure-3)

Warna kayu

Kayu teras berwarna merah darah, kadang-kadang dengan garis-garis berwarna lebih tua. Kayu gubal berwarna coklat muda semu-semu merah jambu sampai hampir putih dan mempunyai batas yang jelas dengan kayu teras, lebar 17,5 cm atau lebih.

Tekstur

Agak kasar

Arah serat

Lurus atau berpadu

Kesan raba

Permukaan kayu licin

Berat jenis kering udara
- Maksimum
- Minimum
- Rata-rata


0,84
0,59
0,69

Keterawetan

Mudah diawetkan

Kelas awet

II

Kelas kuat

II

Kembang susut

Kecil

Daya retak

Tinggi

Kekerasan

Sedang - keras

Sifat pengerjaan

Pengerjaan kayu rengas lebih mudah dilakukan ketika masih segar, dapat diserut sampai halus dan dapat dipelitur dengan hasil yang memuaskan

Pengeringan

Kayu rengas mudah dikeringkan

Tempat tumbuh

Tumbuh di dalam hutan hujan tropis dengan tipe curah hujan A dan B, kadang-kadang C, pada tanah yang secara periodik tergenang air tawar, di pinggir sungai atau di atas tanah pasir dan tanah liat pada ketinggian sampai 300 m dpl.

Kegunaan

Kayu perkakas, lantai, papan, bantalan, seni ukir dan pahat, finir mewah, gagang timbangan

Jenis Kayu Komersial Indonesia: Ranin

IDENTIFIKASI KAYU INDONESIA

Nama komersil

Ramin

Nama daerah

Gaharu buaya, ramin melawis, menameng

Nama negara lain

Lanutan bagio (Philippines); melawis (Malaysia, UK, USA); ramin (UK, USA, France, Spain, Italy, Sweden, Netherland, German)

Nama botanis

Gonystylus bancanus Kurz

Famili

Thymelaceae

Daerah penyebaran

Sumatera Utara, Riau (Bengkalis), Kalimantan, Maluku

Gambar pohon / Tree figure

Gonystylus macrophylus (Miq.) Airy Shaw

Arsitektur pohon

Tinggi mencapai 40 m, panjang batang bebas cabang 10 – 30 m, diameter dapat mencapai 60 cm. Batang sangat lurus, tajuk kecil, bulat dan tipis. Kulit luar bewarna coklat pirang, pecah-pecah kecil seperti sisik dan bermiang yang sangat halus dan menyebabkan gatal. Pada pohon yang mengandung gaharu, kulit yang seperti sisik tersebut menjadi keriting. Pohon tidak berbanir, tetapi mempunyai akar napas.

Warna kayu

Kayu teras berwarna kuning waktu baru ditebang dan berubah menjadi kuning muda keputih-putihan. Kayu gubal berwarna lebih muda dan tidak mempunyai batas yang jelas dengan kayu teras.

Tekstur

Agak halus dan merata

Arah serat

Sedikit berpadu

Kesan raba

Permukaan kayu licin

Berat jenis kering udara
- Maksimum
- Minimum
- Rata-rata



0,84
0,46
0,63

Keterawetan

Termasuk mudah diawetkan, baik dengan proses tekanan maupun rendaman. Keterawetan jenis ini termasuk kelas sedang

Kelas awet

IV (V)

Kelas kuat

II-III

Kembang susut

Besar

Daya retak

Tinggi

Kekerasan

Sedang

Sifat pengerjaan

Mudah

Pengeringan

Kayu ramin mudah dikeringkan dengan sedikit cacat

Tempat tumbuh

Tumbuh di tanah gambut, tanah berpasir dan tanah liat yang sewaktu-waktu tergenang air, cukup basah dan terlindung dari sinar matahari yang keras. Dapat tumbuh sampai ketinggian 100 m dpl.

Kegunaan

Kayu bangunan, plywood, mebel mewah